10/1/09

EARTHQUAKE SUMATERA

Padang — Korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang sebagian besar wilayah Sumatera sudah mencapai 464 orang. Adapun 500 orang luka.

Data terbaru ini diungkapkan Tugiyo Bisri, juru bicara Pusat Krisis Departemen Sosial kepada CNN, Kamis (1/10).

Menurut Tugiyo, daerah paling parah akibat gempa adalah Kota Padang, Sumatera Barat, tempat sedikitnya 376 orang terkubur. Korban diperkirakan terus bertambah karena masih banyak korban tertimbun reruntuhan.

Tim evakuasi korban gempa kesulitan memberikan informasi tentang korban tewas dan hilang. Laporan-laporan tidak resmi menyebut korban tewas bisa mencapai ribuan orang.

Rustam Pakaya, kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan mengatakan ribuan orang kemungkinan besar masih terjebak di reruntuhan gedung dan rumah. Diperkirakan korban tewas akibat gempa di Sumatera sebesar korban tewas dalam musibah gempa Yogyakarta 2006 lalu yang menewaskan sekitar 5.000 orang.



Jambi - Warga Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, mengaku masih trauma atas gempa yang mengguncang kota mereka Kamis (1/10/2009) pukul 08.52 WIB. Banyak warga yang masih belum berani untuk masuk ke dalam bangunan.

"Masyarakat masih banyak yang trauma karena takut gempa susulan. Banyak yang masih di luar rumah," ujar pembaca detikcom di Jambi, Iga, pada detikcom, Kamis (1/10/2009) pukul 13.50 WIB.

Hal senada juga diungkapkan pembaca detik lainnya, Damsir, guru di SMK 3 Sungai Penuh, Jambi.

"Saat gempa terjadi pukul 08.52 WIB, semuanya keluar dari sekolah. Ketika ada gempa susulan, guru menginstruksikan siswa untuk pulang," ujar Damsir.

Iga menjelaskan, kondisi di Kota Sungai Penuh saat ini aman terkendali. Kerusakan paling parah terjadi pada Kecamatan Gunung Raya. 30 Rumah rusak parah akibat gempa berskala 7 SR itu. (kompas.com / detik.com)

0 comments: